Penyedia layanan wisata menyelam di Afrika Selatan dalam beberapa bulan direpotkan dengan pencarian Hiu Putih di diving spot yang biasa mereka datangi. Pasalnya, mereka mengalami kesulitan menemukan Hiu Putih, yang seharusnya menjadi andalan utama untuk layanan wisata menyelam di Afrika Selatan.

Diungkapkan peneliti Michael Rutzen dan biologis kelautan Sara Andreotti kepada Associated Press, mereka menemukan Hiu Putih yang biasa berada di Afrika Selatan secara cepat menunjukkan indikasi kepunahan.

HiuPutih-compressed

“Hiu Putih Besar di perairan Afrika Selattan menuju kepunahan. Hal ini akan memberikan pengaruh besar pada ekologi laut,” jelas Andreotti.

“Hiu Putih adalah predator utama. Mereka seperti Singa di lautan. Apabila Anda menghilangkan pemangsa utama di lingkungan, semuanya akan ikut terpengaruh.”

Ditambahkan Andreotti, diperkirakan tak lebih dari 333 Hiu Putih saja yang tersisa di wilayah tersebut. Padahal standar untuk menilai lingkungan tersebut dalam kondisi sehat, dibutuhkan setidaknya 500 ekor untuk bisa menumbuhkan populasi. Apalagi Hiu merupakan spesies yang tak bisa berkembang biak dengan Hiu dari bagian dunia yang berbeda dari domisili mereka.

Pencemaran laut dan perburuan Hiu untuk dikonsumsi menjadi salah satu alasan mengapa kepunahan Hiu sudah berada di batas akhir.

“Dalam tiga tahun, semua Hiu Putih di perairan Gansbaai bisa menghilang, ingat perkataan saya,” tandas Rutzen.

Advertisements