I’m a shooting star leaping through the skies.

Itulah petikan lirik dari judul lagu Don’t Stop Me Now oleh Queen yang dinyanyikan oleh Freddie Mercury. Dan tahukah kalian, Freddie bisa mewujudkan liriknya tersebut menjadi kenyataan?

Ya, kemarin yang merupakan ulang tahun frontman Queen ke-70 tersebut, sebuah asteorid dinamai oleh para antariksawan dengan nama Freddiemercury.

FreddieMercury

Gitaris Queen yang sekaligus astrofisikawan Brian May, yang didukung oleh International Astronomical Union, mengumumkan bahwa asteroid 17473, yang memiliki diameter 3,5 kilometer yang berada di Sabuk Asteroid antara orbit Jupiter dan Mark, akan dikenal sebagai Asteroid 17473 Freddiemercury.

Nama tersebut disematkan sebagai bentuk penghargaan atas ‘pengaruh luar biasa Freddie pada dunia’.

Asteroid tersebut ditemukan pada 1991 oleh astronom Belgia Henri Debehogne. Asteroid itu mengitari matahari dengan kecepatan 20 km/detik dengan lingkar orbit tidak bisa lebih dekat dari 350 juta kilomeer dari bumi. Jika melintas di dekat bumi, yang tampak hanya 30 persen dari cahaya, yang membuatnya akan sulit dilihat tanpa bantuan teleskop dengan kemampuan yang luar biasa.

“Penampakannya hanya seberkas cahaya. Tapi cahaya tersebut merupakan cahaya yang spesial,” ungkap May.

“Saya pikir merupakan hal yang luar biasa bisa menamai asteroid dengan nama Freddie Mercury. Yang mengesankan, orbitnya pada matahari juga sedikit eksentrik, seperti orangnya,” Chris Lintott, profesor astrofisikawa di Oxford, mengamini kepada Guardian.

Namun Freddie bukan anggota Queen pertama yang namanya disematkan pada asteroid di luar angka. Brian May sendiri juga memiliki asteroid dengan namanya, yaitu Asteroid 52665 Brianmay, yang pertama kali terlihat pada 1998.

Freddie juga bergabung dengan Beatles, Enya,, Frank Zappa, David Bowie, Aretha Franklin, Yes, Bruce Springsteen dan Vanessa Mae, yang namanya dijadikan identitas batuan di luar angkasa.

Advertisements