Putra Indonesia kembali meraih kejayaan di dunia internasional. Yang terbaru adalah Tristan Bramanta, bocah 11 tahun kelahiran Depok, Jawa Barat.

Pelajar kelas 5 sebuah sekolah dasar di Melbourne itu berhasil memenangi kompetisi mengeja kaata dalam bahasa Inggris The Great Spelling Bee, yang ditayangkan di jaringan televisi Channel 10.

Putra dari Sigid Prasetyo dan Luluk Hanifah itu mengalahkan para pelajar lain yang berusia 8-13 tahun mulai dari babak penyisihan sampai dengan final dan pada akhirnya mengangkat trofi juara.

Keberhasilan Tristan tersebut bisa dikatakan istimewa. Pasalnya ketika pindah dari Indonesia dia tidak memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, seperti yang diungkapkan salah seorang gurunya di lewat akun Facebook The Great Spelling Bee.

Bahkan, seperti diungkapkan ibunya, tak ada paksaan untuk Tristan untuk harus berbahasa Inggris sehari-hari. “Kami malah membiasakan dia untuk tetap berkomunikasi dalam bahasa Indonesia.” kata Luluk, seperti dikutip dari Kompas.

Dan keberhasilan memenangi penghargaan ini menjadi penegas bakat yang dimiliki Tristan. Dan sebagai pemenang The Great Spelling Bee, Tristan mendapat tropi dan beberapa hadiah lain di antaranya dana pendidikan.

“Ketika di kelas tiga, dia ikut tes yang disebut ICAS yang diselenggarakan Universitas New South Wales, dan hasilnya bagus untuk kategori spelling. Dia menjadi tiga peserta terbaik di bidang pengejaan untuk negara bagian Victoria dan mendapatkan medali.” kata Luluk.

Tanggapan Tristan mengenai kompetisi mengeja ini?

“Kalau mengeja, saya tidak merasa sulit.” katanya.

Hebat.

Sumber: Kompas & GNFI

Advertisements