Sudah sering makan masakan Padang? Tapi di mana kalian membelinya? Rumah makan Padang atau warung nasi Ampera?

Mungkin kebanyakan dari kita mengklaim masakan Padang yang kita beli itu dari rumah makan Padang, padahal kemungkinan besar warung makan nasi Ampera. Kok bisa begitu?

Di tempat asalnya yakni Sumatera Barat, kalian bisa menemukan nasi padang di berbagai sudut, bisa di Warung Nasi Ampera atau Rumah Makan Padang. Namun dua tempat penjual nasi Padang tersebut ternyata memiliki konsep yang berbeda, yang mungkin kalian tidak sadari.

“Kalau di Warung Ampera makanannya biasa nasi dihidangkan bersama lauk pauk dan sayuran. Kalau Rumah Makan/ Restoran Padang lauknya disajikan pakai piring kecil,” ungkap penjual Warung Nasi Ampera Silaing Glas di Padang Panjang, Kholyvia.

Pembeli nasi padang di Warung Nasi Ampera diharuskan untuk memilih lauk pauk yang diinginkan di etalase. Sementara itu, di Rumah Makan/ Restoran Padang, pembeli cukup langsung duduk di kursi dan menunggu nasi serta lauk pauk disajikan.

“Biasanya di Rumah Makan/Restoran Padang pembeli dihidangkan piring kecil, nanti dikasih lauk-lauk seperti ayam gulainya dua potong, ayam rendangnya dua potong, jadi terserah pembeli mau pilih yang mana untuk dimakan,” tambahnya.

Karena alasan itu juga, tempat Warung Nasi Ampera dan Rumah Makan/ Restoran Padang menempati ruang berbeda ukuran. Warung Nasi Ampera menempati tempat yang relatif kecil, sementara Rumah Makan/ Restoran Padang memiliki tempat yang luas dan besar.

Warung Nasi Ampera lekat dengan konsumen yang beragam dari kelas ekonomi bawah hingga atas. Sementara, Rumah Makan/ Restoran Padang cenderung hanya diminati oleh kalangan atas.

Nah, sudah tahu bedanya kan? Jadi, jangan salah sebut lagi ya. Kalo kalian sering mampir di warung nasi Ampera atau rumah makan Padang?

Sumber: Kompas

Advertisements