Film box-office Indonesia di pertengahan tahun 1950an, Tiga Dara, tayang di Dubai, Uni Emirat Arab pada pekan ini.

Film drama musikal yang ditayangkan pertama kali pada 1956, yang kemudian direstorasi ulang pada 2014 dengan memaksimalkan teknologi digital tersebut, ditayangkan di Dubai sebagai bentuk kerja sama dengan pemerintah lokal.

“Kami merayakan Hari Kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus. Kami memutuskan untuk memperpanjang perayaan Hari Nasional Uni Emirat Arab untuk menunjukkan persatuan dan persahabatan kami dengan pemerintah setempat,” ungkap Arzaf Firman, Konsulat Jenderal Indonesia kepada Gulf Today.

Film ‘Tiga Dara’ itu sendiri merupakan drama musikal yang diproduseri dan disutradarai oleh Usmar Ismail, Bapak Sinema Indonesia, yang menceritakan mengenai permasalahan yang dihadapi sebuah keluarga yang terdiri dari seorang janda dan tiga putrinya.

‘Tiga Dara’ menjadi salah satu dari beberapa film yang ditayangkan di Dubai pada pekan ini. Firman mengatakan dengan 300 lebih film diproduksi oleh sineas perfilman Indonesia, sudah waktunya bagi Indonesia untuk menunjukkan pertumbuhan industri film nasional dan kekuatan yang dimilikinya lewat budaya yang saya.

Membanggakan.

Advertisements